Yuk..Belanja di Pasar Tradisional

Pasar Kemiri Muka, Depok
Pasar Kemiri Muka, Depok ( pic : http://www.kompasiana.com/daryani/berbelanja-di-pasar-tradisional-menyenangkan-kok)

Kurangnya perhatian pemerintah kota Depok untuk pasar tradisonal memang sangat disayangkan. Sebagai warga Depok kami hanya disuguhi mal-mal dan apartemen yang keberadaan justru dapat mengancam pasar tradisional. Apakah pemkot Depok lupa bahwa peran pasar sangatlah penting untuk memutar roda ekonomi sebuah kota? Ah sudahlah..lupakan masalah politik dan keuangan.

Siapa yang belum pernah belanja ke pasar? atau malah sering datang ke pasar? Saya sendiri adalah salah satu orang yang sangat menikmati aktivitas di pasar. Pasar adalah suatu tempat transaksi jual beli, yang mana ada penjual dan pembeli tentunya.

Di kota Depok masih terdapat beberapa pasar tradisional. Tidak..saya tidak akan membahas semua pasar yang ada di Depok. Saya akan memfokuskan pada satu pasar tradional, yaitu Pasar Kemiri Muka.

Walaupun sudah banyak bermunculan supermarket yang memudahkan untuk membeli berbagai kebutuhan pangan, sandang, papan dan colokan tetapi geliat jual beli di pasar Kemiri Muka tidak pernah sepi. Letaknya yang persis di samping stasiun Depok Baru sangatlah mudah dijangkau. Yang paling menyenangkan belanja di pasar Kemiri Muka ini adalah tawar menawar dengan pedagang. Tidak perlu ragu untuk menawar harga ikan atau sayuran 1/2 harga, karena disitulah adalah seninya berbelanja di pasar. Ada kepuasan tersendiri apabila bisa mendapatkan harga murah.

Biasanya orang yang berbelanja di Pasar Kemiri Muka adalah para pedagang rumahan yang menjual kembali dagangannya di area perumahan atau dijajakan secara keliling antar kampung. Banyak juga ibu rumah tangga yang membeli kebutuhan dapur untuk keluarganya. Karena perbedaan harga yang jauh dengan supermarket tidak heran kalau pasar tradisional ini menjadi tempat favorit kalangan menengah ke bawah.

Mulai dari sayur mayur, buah-buahan, pakaian, bahkan alat rumah tangga semuanya ada di pasar kemiri muka. Yuk sekali-kali belanja di pasar tradisional 🙂

xoxo

Nidi

Advertisements

Indahnya Masjid Kubah Emas

Apa yang terlintas di pikiran kalian apabila mendengar kata Kota Depok? Kuliner? Kemacetan? Universitas Indonesia? Masjid Kubah Emas? atau bahkan Belimbing? Ya semua hal tersebut sangat berkaitan erat dengan kota yang menjadi penyangga Jakarta, yaitu Depok.

Kota Depok merupakan sebuah kotamadya yang resmi berdiri sejak 20 April 1999 dan terletak tepak di antara Jakarta – Bogor. Banyak hal yang menarik apabila berbicara mengenai Kota Depok, salah satunya adalah Masjid Kubah Emas.

Masjid ini dibangun oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid, pengusaha asal Banten, yang telah membeli tanah ini sejak tahun 1996. Mulai dibangun sejak tahun 2001 dan selesai sekitar akhir tahun 2006. Dibuka untuk umum pada tanggal 31 Desember 2006, bertepatan dengan Idul Adha yang kedua kalinya pada tahun itu. Dengan luas kawasan 50 hektare, bangunan masjid ini menempati luas area sebesar 60 x 120 meter atau sekitar 8000 meter persegi. Masjid ini sendiri dapat menampung sekitar kurang lebih 20.000 jamaah. Kawasan masjid ini sering disebut sebagai kawasan masjid termegah di Asia Tenggara (sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Dian_Al-Mahri )

Masjid Dian Al-Mahri
Masjid Dian Al-Mahri

Masjid Dian Al – Mahri atau yang lebih dikenal dengan masjid kubah emas ini terletak di Jalan Raya Meruyung, Limo Depok. Selain menjadi tempat ibadah umat muslim, kini masjid kubah emas menjadi tempat wisata yang wajib dikunjungi apabila datang ke kota Depok. Dari namanya saja kalian sudah pasti bisa menebak kenapa disebut dengan masjid kubah emas? Yup benar sekali..masjid ini memang dilapisi emas pada bagian kubahnya, 1 kubah utama dan 4 kubah kecil.

seluruh kubah dilapisi emas setebal 2 sampai 3 milimeter dan mozaik kristal dan yang paling unik apabila diperhatikan kubah masjid Dian Al-Mahri memiliki kesamaan dengan Taj Mahal yang berada di India.

Banyak akses untuk menuju Masjid Kubah Emas. Apabila kalian menggunakan kendaraan pribadi, bisa melalui jalan Raya Sawangan dan belok kiri dipertigaan Sawangan – Meruyung. Untuk yang menggunakan angkutan umum bisa naik angkot D03 Depok – Parung turun di pertigaan sawangan dilanjutkan angkot D102. Tidak dipungut biaya apapun untuk berkunjung ke masjid ini.

Sebaiknya apabila berkunjung ke masjid Kubah emas menggunakan jilbab bagi yang muslim atau baju panjang (sopan) untuk non muslim. Selain area masjid terdapat beberapa bagian yang bisa dikunjungi salah satunya adalah aula megah yang biasanya digunakan untuk istirahat dan juga taman yang dihiasi dengan bunga serta pohon rindang.

PhotoGrid_1440841139214PhotoGrid_1440840889459

So jangan lupa ya berkunjung ke Masjid Kubah Emas apabila kalian main di Depok. Atau jangan – jangan ada warga Depok yang belum pernah ke masjid ini?

xoxo

Nidi

Good Bye Summer, Hello Autumn

Saya sengaja membuat tulisan ini 1 hari sebelum datangnya bulan September. Saya sangat menantikan kejutan di Bulan September ini. Hello para Virgo..umur kalian akan berkurang 1 tentunya.

Beberapa bulan lalu sempat memposting di salah satu media sosial kalau saya sangat menantikan bulan September. Bukan karena bulan September adalah dimana saya dilahirkan tetapi ada satu kegiatan yang akan kembali saya jalani seperti beberapa bulan sebelumnya. Sebenarnya untuk tahun 2015 ini, saya tidak memiliki resolusi. Kenapa? karena saya tidak ingin resolusi yang saya tulisnya hanya akan menjadi sebuah catatan usang yang tidak pernah dijalankan.

bb943994517a6986d3136710c92acbc9

Tidak banyak pencapaian yang saya targetkan di bulan September nanti. Tapi yang pasti ada 1 project menulis di blog yang akan dilakukan selama 10 hari di bulan September. Saya rasa sangat perlu untuk mengikuti kegiatan tersebut, hal ini untuk membuka pikiran pikiran dan kicauan kicauan liar yang ada di kepala saya. Selain itu saya akan kembali belajar bahasa Korea. Akan kembali berinteraksi dengan teman-teman baru. Saya sangat menantikan hal itu.

Pastinya sebagai manusia ingin menjadi pribadi yang lebih baik dari hari demi hari, minggu demi minggu hingga tahun ke tahun. Begitupun dengan saya. Dan saya pun berharap apapun yang akan terjadi di bulan September dan bulan-bulan yang akan datang, akan menjadikan saya pribadi yang kuat dan penuh syukur.

Hello September
Hello September

Saya berjanji pada diri sendiri tentunya akan memperbaiki komunikasi dengan teman-teman yang selama ini menjadi renggang. Saya sadar mereka adalah bagian dari pembentukan diri saya yang sekarang. Saya sangat merindukan mereka terutama teman-teman kuliah.

xoxo

Nidi

Nikmatnya Mie Aceh Bang Iwan – Setiabudi

Kalau ditanya apa makanan Indonesia kesukaan, gw pasti bingung jawabnya. Bayangin nikmatnya rendang, soto banjar, bubur manado, gudeg jogja aaahhh jadi laperkan. Sudah gak diragukan lagi kalau Indonesia memang surganya kuliner. Dari Sabang sampai Marauke pasti punya makanan khas masing-masing yang kaya akan cita rasa 🙂

Beberapa minggu lalu gw ngidam banget makan mie aceh. Biasanya gw makan di tempat mie aceh yang terkenal di Margonda Depok *anak Depok pasti tau*. Dari segi rasa sih biasa aja, tapi ya mau gimana ga ada piihan lain. Sampai akhirnya ada 1 tempat yang cukup terkenal karena rasa mie acehnya yang enak. Gw pernah dibawain mie ini dan berencana mengunjungi langsung tempatnya.

Namanya Mie Aceh Bang Iwan, Terletak di Jalan Setiabudi Tengah No. 7 Jakarta (belakang gedung MD, Depan resto Mbah Jingkrak). Semakin malam biasanya semakin ramai pengunjung yang notabenya adalah para pekerja kantoran *bisa sekalian ngeceng nih*

warung mie aceh Bang Iwan

Jangan sampai salah karena percis di samping Mie Aceh Bang Iwan ini ada tempat yang sama tapi dari segi rasa jelas menang si Bang Iwan *promosi* *loh*

Gw sendiri memilih menu Mie Goreng Cumi dan Martabak Special Kuah Kari. Potongan cuminya yang besar dan banyak bikin gw senang hahaa. Jangan lupa untuk minumannya bisa pilih Es Timun yang segar. Untuk harga terbilang cukup murah. Range Harga di sini sekitar Rp 13.000 – 30.000 untuk makanan dan Rp 1.000 – 10.000 untuk minuman. Kalau mau hemat bisa bawa minum sendiri dari kantor.

Menu dan list harga
Menu dan list harga
Acar Bawang..GRATIS TIS TIS
Acar Bawang..GRATIS TIS TIS
Martabak Special Kuah Kari (18k)
Martabak Special Kuah Kari (18k)
Mie Goreng Aceh
Mie Goreng Aceh
Mie Rebus *ngiler*
Mie Rebus *ngiler* pic from : zomato.com

Saran gw kalau makan di sini, siapin recehan yang banyak karena beberapa menit sekali ada aja pengamen yang datang. So gimana gaes? Ada yang pengen nyoba makan Mie Aceh Bang Iwan? Sepertinya gw akan datang setiap weekend deh haa. Anyone join with me?

xoxo

Nidi

Wisata Murah di Utara Jakarta : Hutan Mangrove PIK

PhotoGrid_1439650938620

Kalau ada yang bilang jalan-jalan gak perlu mahal dan harus keluar negeri, kali ini gw setuju. Ternyata ada wisata murah meriah di kawasan Utara Jakarta, Ekowisata Mangrove.

Kawasan Ekowisata Mangrove merupakan kawasan hutan yang ditunjuk dan atau ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai hutan tetap. Kawasan ini dikelola oleh Dinas Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu kegiatan wisata terbatas yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan (info :  http://hutanmangrovejakarta.com/sejarah/ )

Sabtu kemarin (15/08) gw dan beberapa teman sengaja jalan-jalan ke Hutan Mangrove. Selain karena long weekend juga penasaran liat postingan foto di media sosial. Kok kayanya bagus ya buat foto-foto. Gimana sih menuju lokasi hutan mangrove ini nid? tiket masuknya berapa? boleh bawa kamera? Ok ok..gw akan jelaskan semuanya biar ga ada salah paham. Siapa tau ada yang mau jalan-jalan murah kesana. Lets check.

How To Get There

  • Transportasi Umum

Berhubung lokasi rumah gw di daerah Depok, maka kemarin gw naik KRL turun di st Kota. Dari stasiun ambil pintu keluar kiri ke arah Trans Jakarta. Turun ke lorong bawah naik BKTB (Bus Kota Terintegrasi Busway) jurusan PIK, Jangan sampai salah, karena antrian BKTB PIK ini ada di Koridor Pluit. Kalau bingung tanya petugas TJ. Lumayan agak lama nunggu BKTB PIK ini. Sabar-sabarin aja deh. Kemarin gw nunggu hampir 30 menit 😦

Setelah naik BKTB PIK, turun di Sekolah Buddha Tzu Chi. Perjalanan dari halte busway ke Sekolah Buddha Tzu Chi sekitar 45 menit. Ga perlu khawatir nyasar atau kebablasan karena sekolah Buddha ini percis di pinggir jalan dan sangat megah dan biasanya kondektur BKTB menginformasikan apabila sudah sampai di kawasan ekowisata mangrove. Dari sekolah Buddha bisa jalan kaki  500m menuju kawasan ekowisata mangrove.

20150815_111814

  • Kendaraan Pribadi

Dari arah tol Bandara Soeta keluar toh arah Kapuk Muara-Pantai Indah Kapuk arah Waterboom-Golf & Garden House-Sekolah Tzu Chi
Dari tol Pluit keluar Muara Karang masuk Pantai Indah Kapuk-Rumah Sakit PIK-Waterboom-Golf & Garden House-Sekolah Tzu Chi
Dari tol JORR Lingkar Barat keluar Pantai Indah Kapuk belok kiri lewat Golf & Garden House-Sekolah tzu Chi.

HARGA TIKET MASUK

Ini yang gw bilang dari awal jalan-jalan murah. Kenapa? karena cukup membayar Rp 25.000 untuk dewasa dan Rp 10.000 untuk anak-anak kalau orang dewasa yang berkelakuan anak-anak sih gw ga tau harga tiket masuknya berapa haha *pardon my joke* kalian sudah bisa menikmati pemandangan hutan mangrove yang Instagramable banget haha.

20150815_112543

20150815_112821

pardon my selfie haha
pardon my selfie haha

Harga tiket di atas tidak termasuk wisata air gaes. Apa tuh wisata air? Jadi di kawasan ekowisata mangrove tersedia perahu (6 orang) dan cano (2 orang) yang bisa disewa. Untuk harga ya agak lumayan mahal sih, saran gw mending patungan sama pengunjung lain untuk sewa perahu.

Boat (8 orang) : Rp 400.000

Boat (6 orang) : Rp 300.000

Perahu Dayun / Cano : Rp 100.000 (45 menit)

harga tiket wisata air
harga tiket wisata air

Boleh Bawa Kamera?

Katanya kalau ke Ekowisata Mangrove ga boleh bawa kamera ya? hoax apa bener tuh? Yup bener. Sebenernya sih boleh aja bawa kamera tapiiiiiii…harus bayar 1 Juta Rupiah 😦 Kalau mau foto-foto cuma bisa mengandalkan kamera HP aja gaes. Makanya saran gw sih kalau ke sini paket datanya di off-in aja lagian percuma ga ada sinyal ga bisa update di path 😦

Beneran InstagramAble?

Nih beberapa foto yang kemarin sempat gw ambil disana.

PhotoGrid_1439651501341PhotoGrid_1439652066327

PhotoGrid_1439651616510PhotoGrid_1439651805421

PhotoGrid_1439800818052PhotoGrid_1439800615418

Bisa Menanam Mangrove?

Bisa dan boleh banget ikutan menanam mangrove di sini. Harga paket menanam mangrove Rp 150.000/orang kalau mau pakai papan nama akan dikenakan biaya Rp 500.000/orang. Jangan lihat mahalnya tapi manfaat dari kita menanam mangrove itu sendiri *bijak*

Penanaman Mangrove dengan Papan Nama
Penanaman Mangrove dengan Papan Nama

Ada Penginapannya Gak Sih?

Di kawasan ekowisata mangrove ini disediakan penginapan dari mulai kamar untuk 2 orang hingga yang family. Untuk harga sewa penginapannya :

Rumah Tenda di tanah Rp 300.000/malam, kamar mandi luar, max 2 orang
Rumah tenda di atas air tanpa AC Rp 450.000/malam, kamar mandi luar, max 2 orang
Rumah Tenda di atas air dengan AC Rp 600.000/malam, kamar mandi luar, max 2 orang
Villa Rp 1.300.000 – Rp 6.000.000/malam

Nah ini foto rumah tenda di tanah dan di atas air

rumah tenda di atas tanah (max 2 orang)
rumah tenda di atas tanah (max 2 orang)
rumah tenda di atas air
rumah tenda di atas air

Gimana? keren bangetkan tempatnya. Udaranya sejuk lumayanlah bisa refresh sedikit dari hiruk pikuk rutinitas kantor :p Pokoknya kalau kesini mata kita bener-bener dimanjakan sama pemadangan pohon bakau \o/

Lebih baik bawa minum air mineral dari luar kalau jalan-jalan ke sini, selain tidak dehidrasi juga untuk menghemat hee. Boleh bawa makanan juga kok tapi makannya di area kantin ya. Tenang aja kantinnya bersih dan juga sejuk kok. Untuk yang beragama muslim, tersedia masjid yang terletak di samping loket pintu masuk. Kalau solat di masjid sempatkan juga duduk duduk di teras belakang, dijamin bakalan betah karena disuguhi pemandangan danau yang luar biasa indah.

Sekian review jalan jalan kali ini. Semoga bermanfaat untuk kalian yang mau wisata murah meriah di Jakarta.

Pengeluaran :

Ongkos Kereta St Depok Baru – Kota (PP) = Rp 4.000 x 2 = Rp 8.000

BKTB : Rp 6.000 x 2 = Rp 12.000

Tiket Masuk : Rp 25.000

Makan siang+Air Mineral : Rp 30.000

Total Rp 75.000,-

xoxo

Nidi

Apa Jadinya Jika Aku Berhenti Menyebut Namamu Di Depan Tuhanku?

Apa jadinya jika aku berhenti menyebut namamu di depan Tuhanku? Apa jadinya jika aku berhenti menyelipkan namamu di dalam doaku pada waktu malam? Apa jadinya jika aku berhenti melihatmu di sela-sela kesibukanku? Apa jadinya jika aku tidak lagi tersenyum oleh ocehan konyolmu? Aku selalu punya alasan melakukan hal hal bodoh jika ingat kamu. dan cinta tidak butuh alasan…

Doa Terbaik

Aku memang tidak mengenalnya terlalu lama, bahkan bisa dibilang singkat. Aku tidak tahu apa makanan kesukaanya, tim sepak bola jagoannya, dimana dia dilahirkan bahkan akun media sosialnya. Jarang kita berkomunikasi secara langsung, tapi terus terang aku sering menyebut namanya ketika aku curhat dengan Tuhanku. Doa yang baik tentunya.

Tidak seperti biasanya, malam itu aku sangat tertarik dengan status BBMnya. Hanya sebaris kalimat, tapi membuatku ingin bertanya. Sebaris kalimat itu adalah “Apabila kamu ingin serius..hayo, tetapi apabila ingin main aku bukanlah orangnya”. Aku sangat mengerti apa yang sedang kamu rasakan dan alami. Dimana orang-orang bilang sebagai lampu kuning untuk seorang pria atau wanita menyandang status single. Ah..seperti biasa selalu saja hidup dengan aturan yang orang lain buat.

Kamu menanyakan keseriusanku?

Apakah aku siap meninggalkan Ibu Kota apabila aku bersama kamu?

Apakah aku siap jauh dari kedua orangku?

Apakah aku siap berpisah dengan teman-temanku?

Ah..inikah yang wanita di luar sana rasakan ketika ada seseorang lelaki meminta dirinya untuk menjadi pasangan hidup? menemani hingga Tuhan memisahkan?

Apabila ini yang terbaik dekatkan dan lancarkanlah doa-doa kami selama ini, jika tidak jadikan kami 2 orang yang sangat dekat, sedekat sahabat.

Tuhan memeluk semua doa-doa kita dan akan melepaskan di waktu yang tepat

quote by : Falla Adinda

-Love-

Nidi